{"id":939,"date":"2013-08-23T17:17:17","date_gmt":"2013-08-23T10:17:17","guid":{"rendered":"http:\/\/www.hpi.or.id\/?p=939"},"modified":"2013-08-23T17:17:17","modified_gmt":"2013-08-23T10:17:17","slug":"estimasi-harga-transkripsi-dan-terjemahan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.hpi.or.id\/new\/estimasi-harga-transkripsi-dan-terjemahan\/","title":{"rendered":"Estimasi Harga Transkripsi dan Terjemahan"},"content":{"rendered":"<p>Bicara harga sedikit, yuk. Kalau ada klien agensi minta paket, sebuah video berbahasa Indonesia untuk ditranskrip, lalu diterjemahkan dan diedit (kadang disebut<em> proof read<\/em>), dan minta estimasi harga dari kita sebelum pekerjaan dimulai agar dia bisa pasang tarif yang sesuai pada end klien. Misalkan video tersebut 45 menit. Mengenai harga transkripsi, okelah kita bisa hitung per menit, tapi bagaimana dengan jumlah kata yang akan diterjemahkan? Kan sebelum transkripsi selesai, kita tak kan bisa tau pasti berapa kata yang akan timbul dari proses transkripsi itu?<\/p>\n<p>Ada dua cara untuk mengira-ngira jumlah kata dari suatu video:<\/p>\n<ol>\n<li>Lakukan transkripsi untuk 1 menit pertama, lalu jumlah kata yang didapat dikalikan dengan jumlah menit video. Ini tentunya kurang akurat bila dalam video banyak jeda, tidak ada yang berbicara.<\/li>\n<li>Menggunakan perhitungan berdasarkan pengalaman dari transkripsi yang lalu-lalu. Kalau pengalaman saya rata-rata dalam mentranskrip video, kalau orang berbicara konsisten (dengan kecepatan normal), total kata yang terucap antara 5.000 &#8211; 6.000 kata\/jam. Kalau mau ambil nilai tengah 5.500. Klien tidak akan menolak kalau kita bisa memberikan perhitungan yang masuk akal. Walaupun misalnya di dalam video ada jeda di mana tidak ada narasi, tetapi inisiatif untuk mengambil nilai tengah mengisi kekosongan itu, sehingga tidak terlalu merugikan mereka.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Berikutnya menentukan perkiraan harga:<\/p>\n<p>Contoh:<\/p>\n<p>Tarif transkripsi $7\/menit (ini tarif yang biasa saya dapat, klien bisa minta kurang atau lebih. Ada agensi yang kasih $5\/menit, ada juga yang sampai $10\/menit)<\/p>\n<p>Tarif Terjemahan $0.10\/kata (tarif juga bisa berbeda2 tergantung agensi)<\/p>\n<p>Tarif proof reading 1\/3 dari tarif terjemahan (kalau terjemahan $0,10, berarti proof reading sekitar $0,035)<\/p>\n<p><strong>Menghitung estimasi total biaya:<\/strong><\/p>\n<p>Transkripsi: $7 x 45 menit video = $315<br \/>\nTerjemahan: (5500 kata : 60 menit) x 45 menit video = 4125 kata x $ 0,10 = $412,5<br \/>\nProof reading: $ 0,035 x 4125 kata = $ 144,375<\/p>\n<p>Estimasi Total Biaya = $315 + $412,5 + $144,375 = $871,875<\/p>\n<p>Dengan perhitungan begini agensi bisa tau kira-kira dia harus mengenakan biaya berapa terhadap klien akhir\u00a0untuk proyek tersebut. Biasanya hasil dari perhitungan awal ini tidak jauh berbeda dengan nilai akhir setelah pekerjaan selesai. Kadang estimasi ini berguna untuk menentukan nila proyek di awal, dan bisa dibuat kesepakatan dengan klien untuk mengadakan penghitungan ulang di akhir proyek, setelah didapat jumlah kata yang spesifik. Untuk ini, Anda bisa minta PO kosong (dengan nilai proyek yang akan ditentukan kemudian setelah pekerjaan selesai).<\/p>\n<p>Semoga bermanfaat.<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/sihapei.hpi.or.id\/member\/profile\/HPI-01-11-0263\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Ervina Novita Andriyani<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bicara harga sedikit, yuk. Kalau ada klien agensi minta paket, sebuah video berbahasa Indonesia untuk ditranskrip, lalu diterjemahkan dan diedit (kadang disebut proof read), dan minta estimasi harga dari kita&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1129,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[19],"tags":[64],"class_list":["post-939","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum","tag-harga-transkripsi-dan-terjemahan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.hpi.or.id\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/939","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.hpi.or.id\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.hpi.or.id\/new\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hpi.or.id\/new\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hpi.or.id\/new\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=939"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.hpi.or.id\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/939\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hpi.or.id\/new\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1129"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.hpi.or.id\/new\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=939"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hpi.or.id\/new\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=939"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hpi.or.id\/new\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=939"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}