{"id":990,"date":"2013-10-27T21:42:52","date_gmt":"2013-10-27T14:42:52","guid":{"rendered":"http:\/\/www.hpi.or.id\/?p=990"},"modified":"2013-10-27T21:42:52","modified_gmt":"2013-10-27T14:42:52","slug":"tsn-2013","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.hpi.or.id\/new\/tsn-2013\/","title":{"rendered":"Petunjuk Umum TSN 2013"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center;\">Petunjuk Umum Tes Sertifikasi Nasional Himpunan Penerjemah Indonesia<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">TSN 2013<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Materi Presentasi Bapak Evand Halim M.Hum\u00a0(Wakil Ketua Komite Kompetensi dan Sertifikasi)<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8211;<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><strong>Kualitas Penerjemah dan Terjemahan<\/strong><\/p>\n<blockquote><p>\u201cTerjemahan yang baik dihasilkan oleh penerjemah yang kualitasnya baik. Kita juga tidak boleh lupa bahwa posisi seorang penerjemah sangat strategis.\u201d<\/p>\n<p>(Hoed: 1980)<\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><strong>Pasangan Bahasa<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Pasangan bahasa yang diujikan pada TSN 2013 ialah:<\/p>\n<ul>\n<li>Inggris \u2013 Indonesia<\/li>\n<li>Indonesia \u2013 Inggris<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: center;\"><strong>Kategori Tes<\/strong><\/p>\n<p>TSN 2013 diselenggarakan dalam 2 kategori, yaitu:<\/p>\n<ul>\n<li>TSN &#8211; Teks Umum (\u201cTSN Umum\u201d)<\/li>\n<li>TSN &#8211; Teks Hukum (\u201cTSN Hukum\u201d)<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: center;\"><strong>Informasi Pelaksanaan TSN<\/strong><\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td width=\"20%\">Waktu Ujian<\/td>\n<td>:<\/td>\n<td>Minggu, 17 November 2013Pukul 09.00 \u2013 12.00 Ing \u2013 Ind<br \/>\nPukul 13.00 \u2013 16.00 Ind \u2013 Ing<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Lama Ujian<\/td>\n<td>:<\/td>\n<td>3 jam<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Tempat Ujian<\/td>\n<td>:<\/td>\n<td>Universitas Atma Jaya, Jakarta<br \/>\n(Kampus Semanggi)<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Metode Ujian<\/td>\n<td>:<\/td>\n<td>berbasis komputer<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Larangan<\/td>\n<td>:<\/td>\n<td>Perangkat elektronik (notebook, iPad, tablet, telepon selular, dan lainnya yang sejenis)<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Biaya<\/td>\n<td>:<\/td>\n<td>Rp 1.000.000,-<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p style=\"text-align: center;\"><strong>\u00a0Spesifikasi Soal TSN Umum<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>Peserta akan mengerjakan 2 teks yang berbeda, masing-masing dilengkapi dengan petunjuk penerjemahan (<em>translation brief<\/em> )\n<ul>\n<li>Teks 1 : Wajib<\/li>\n<li>Teks 2 : Pilihan (memilih 1 dari 2 pilihan)<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li>Teks yang diujikan adalah berbagai macam ragam teks (kecuali hukum dan sastra)<\/li>\n<li>Panjang teks yang akan diterjemahkan (Teks 1 dan Teks 2) = + 1000 kata (kira-kira 2 halaman: A4, Arial 12pt, spasi tunggal, margin normal)<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: center;\"><strong>Persyaratan Mengikuti TSN 2013<\/strong><\/p>\n<ol>\n<li>Anggota Penuh (Sangat dianjurkan)<\/li>\n<li>Anggota Muda (bila lulus, langsung \u2018naik kelas\u2019 dan berstatus sebagai Anggota Penuh)<\/li>\n<li>(Khusus TSN Hukum) Pengacara bukan anggota HPI\u00a0yang sehari-hari melakukan penerjemahan teks hukum, bekerja di kantor hukum (dengan surat keterangan dari partner di kantor hukum tersebut), dan bila lulus, akan dan wajib menjadi Anggota Penuh HPI.<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: center;\"><strong>Penilaian<\/strong><\/p>\n<blockquote><p><em>Ideal Translation Assessment<\/em><\/p>\n<p><em>\u201cIn all cases, it is desirable that the methods used for the evaluation should be reliable, valid, objective and practical.\u201d<\/em><\/p>\n<p><em>Gerard Mcalester<\/em><\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: left;\"><em><strong>Reliability<\/strong><\/em><\/p>\n<p>Pada saat yang berbeda, untuk interval tertentu, nilai tes menunjukkan hasil yang konsisten<\/p>\n<p>TEST RELIABILITY : konsistensi materi<br \/>\nSCORER \/ RATER RELIABILITY : konsistensi dalam penilaian<\/p>\n<ul>\n<li>Faktor2 yang mempengaruhi TEST RELIABILITY:<\/li>\n<li>Cakupan teks yang diujikan<\/li>\n<li>Kondisi ujian yang seragam<\/li>\n<li>Stabilitas pada waktu tertentu (sakit, masalah pribadi)<\/li>\n<li>Efek latihan<\/li>\n<li>Penggunaan alat bantu (tulis tangan\/komputer; boleh pakai kamus\/tidak)<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: left;\"><strong><em>Validity<\/em><\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>CONTENT VALIDITY : bahan tes sesuai dengan kompetensi yang hendak diukur.<\/li>\n<li>EMPIRICAL VALIDITY : apakah hasil tes sesuai dengan ekspektasi eksternal atau para pemangku kepentingan<\/li>\n<li>FACE VALIDITY : apakah tes yang diberikan masuk akal, tidak mengandung kesalahan &#8211;&gt; mempengaruhi motivasi<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: left;\"><strong><em>Practicality<\/em><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Berapa banyak pemeriksa\/penilai diperlukan? Berapa lama waktu yang diperlukan? Sulitkah penilaian itu dilakukan? Adakah pedoman penilaian yang mapan?<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><strong>Terjemahan yang Diharapkan<\/strong><\/p>\n<p>Pada umumnya, peserta ujian TSN 2013 diharapkan dapat menghasilkan terjemahan yang memenuhi kriteria \u201c<strong>3-B<\/strong>\u201d, yaitu: (1) <strong>baik<\/strong> (memiliki kualitas <span style=\"text-decoration: underline;\">keterbacaan<\/span> (<em>readability<\/em>) yang dapat terlihat dari kualitas: kewajaran (<em>naturalness<\/em>), kepantasan (<em>felicity<\/em>), derajat keformalan (<em>degree of formality<\/em>), kepaduan (<em>global coherence<\/em>), kelengkapan (<em>completeness<\/em>); dan (2) <strong>benar<\/strong> (memiliki <span style=\"text-decoration: underline;\">keakuratan<\/span> dari segi: mekanik, tatabahasa, ejaan, serta pilihan kata dan frasa); serta (3) <strong>berterima<\/strong> (<em>acceptable<\/em>) (<span style=\"text-decoration: underline;\">sesuai dengan harapan pembacanya<\/span> di dalam bahasa sasaran (kesesuaian laras dan gaya penerjemahan melalui penggunaan metode dan strategi penerjemahan yang tepat).<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><strong>Penilaian TSN 2013<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Penilaian dilakukan dengan pendekatan \u201cHolistik\u201d, yaitu dengan mengidentifikasi baik kesalahan maupun keunggulan dalam teks bahasa sasaran (terjemahan).<\/p>\n<ul>\n<li>Terjemahan yang mengandung kesalahan akan diberikan hukuman berupa \u201c<strong>poin hukuman<\/strong>\u201d (<em>penalty<\/em>).<\/li>\n<li>Terjemahan yang dianggap \u201cmengesankan\u201d akan diberikan \u201c<strong>poin penghargaan<\/strong>\u201d (<em>reward point<\/em>). Poin Penghargaan bersifat \u2018diskresioner\u2019.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Baik \u201ckesalahan\u201d maupun \u201ckeunggulan\u201d akan dinilai dalam 2 tataran, yaitu:<\/p>\n<p>1) Penilaian Lokal (dapat diidentifikasi dengan mudah di tingkat kata dan frase). Contoh: kesalahan tatabahasa, ejaan, tanda baca, huruf kapital, pilihan kata.<\/p>\n<p>2) Penilaian Global (menyangkut penilaian di tingkat kalimat, paragraf, atau wacana) Contoh: laras, gaya, interpretasi teks, kepaduan, kelengkapan, strategi penerjemahan, keterbacaan.<\/p>\n<p><strong>Bobot Penilaian<\/strong><\/p>\n<p>Kesalahan :<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Kesalahan minor<\/strong> (tidak menyebabkan salah tafsir secara signifikan) (1 \u2013 3 poin hukuman)<\/li>\n<li><strong>Kesalahan mayor<\/strong> (menyebabkan distorsi makna referensial) (5 poin hukuman)<\/li>\n<\/ul>\n<p>Keunggulan :<br \/>\n2 \u2013 5 poin penghargaan (diskresioner)<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><strong>Cara Penilaian<\/strong><\/p>\n<p>Nilai TSN = Nilai Penuh (100) \u2013 [ total poin hukuman ] + [ total poin penghargaan ]<\/p>\n<p>Peserta ujian dinyatakan LULUS apabila mendapatkan nilai akhir minimum 80 atau nilai A<\/p>\n<p>Gradasi Nilai Berupa Huruf<\/p>\n<p><strong>A = 80 \u2013 100<\/strong><br \/>\nB = 70 \u2013 79<br \/>\nC = 60 \u2013 69<br \/>\nD = 50 \u2013 59<br \/>\nE = &lt; 50<\/p>\n<p><em>Areas considered most closely<\/em><\/p>\n<ul>\n<li><em><strong>Language Accuracy<\/strong> : inappropriacy for register and style (syntax, spelling, punctuation, use of capital letters, etc)<\/em><\/li>\n<li><em><strong>Accuracy of the message<\/strong> (ability to recreate the SL message within the constraints of the translation brief)<\/em><\/li>\n<li><em><strong>Intertextual references contained in the ST<\/strong> (the need for interpretation, adaptation, compensation, omission, etc.)<\/em><\/li>\n<li><em><strong>Acceptability\/readability<\/strong> (appropriate use of language (register\/style) ; Coherence and Cohesion)<\/em><\/li>\n<li><em><strong>Assumed knowledge and needs of target reader in both SL and TL.<\/strong> (misrepresentations, and undue additions, omissions will be penalized)<\/em><\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Petunjuk Umum Tes Sertifikasi Nasional Himpunan Penerjemah Indonesia TSN 2013 Materi Presentasi Bapak Evand Halim M.Hum\u00a0(Wakil Ketua Komite Kompetensi dan Sertifikasi) &#8211; Kualitas Penerjemah dan Terjemahan \u201cTerjemahan yang baik dihasilkan&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1129,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[16],"tags":[],"class_list":["post-990","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sertifikasi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.hpi.or.id\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/990","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.hpi.or.id\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.hpi.or.id\/new\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hpi.or.id\/new\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hpi.or.id\/new\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=990"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.hpi.or.id\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/990\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hpi.or.id\/new\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1129"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.hpi.or.id\/new\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=990"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hpi.or.id\/new\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=990"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hpi.or.id\/new\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=990"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}