Sinergi HPI dan UNAS: Membangun Jembatan Karier Profesional di Industri Bahasa
JAKARTA – Pada Senin, 2 Maret 2026, Himpunan Penerjemah Indonesia (HPI) bersama Program Studi Sastra Inggris Universitas Nasional (UNAS) resmi menjalin kolaborasi strategis melalui penyelenggaraan Workshop Penerjemahan dan Penjurubahasaan. Bertempat di Aula Blok 1 Lantai 4, Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) UNAS, acara ini bertujuan untuk memperkenalkan standar profesionalisme industri bahasa kepada para mahasiswa sebagai bekal menghadapi dunia kerja.
Rangkaian kegiatan dimulai tepat pukul 09.00 WIB dengan sambutan hangat dari Dr. Siti Tuti Alawiyah, S.S., M.Hum., Kepala Program Studi Sastra Inggris UNAS, yang mewakili Wakil Dekan FBS UNAS. Sesi dilanjutkan dengan perkenalan Himpunan Penerjemah Indonesia oleh Bapak Eki Qushay Akhwan, Wakil Ketua Bidang 2 HPI.
Sesi materi pertama dipandu oleh Ni Ketut Ayu Puspita Dewi, S.Pd., M.Ed., Kepala Divisi Hubungan Internal HPI sekaligus pendiri dan direktur Bali Interpreting, yang memberikan wawasan mendalam mengenai teknik dan tantangan dalam penjurubahasaan konferensi. Setelah memberikan pemaparan, ada delapan mahasiswa yang langsung mendapatkan kesempatan simulasi menjadi juru bahasa.
Workshop kedua diberikan setelah jeda istirahat. Sesi ini dibawakan oleh Andriys Ariesson Hariska Prajas, S.S., M.Pd., Kepala Divisi Pengembangan Profesi HPI sekaligus pendiri Translasi Group yang mengupas strategi persiapan diri serta peluang karier di sektor penerjemahan dan pelokalan. Dalam sesi ini, peserta dibimbing melakukan uji coba fitur alat bantu penerjemahan (CAT Tool) SmartCat, mendapatkan wawasan mengenai cara dan peluang kerja industri penerjemahan, dan saran pembuatan CV/resume dan cover letter yang efektif sebagai seorang penerjemah.
Puncak acara ditandai dengan pidato dari Dekan FBS UNAS, Ibu Nana Yuliana, Ph.D., dan Ketua Umum HPI, Dr. Indra Listyo, M.Hum. yang menekankan pentingnya kemitraan antara akademisi dan organisasi profesi. Momentum bersejarah pun tercipta saat penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama sebagai simbol komitmen kerja sama jangka panjang antara HPI dan UNAS. Acara ditutup pada pukul 16.30 WIB dengan penyerahan cendera mata dan sesi foto bersama, menandai dimulainya sinergi baru dalam mencetak regenerasi penerjemah dan juru bahasa kompeten di Indonesia.
Galeri Acara
Sesi Supaya Sayang Sihapei
Sosialisasi Sihapei oleh Wakil Ketua Bidang 1 HPI, Wahyu Ginting, dan Sekretaris Umum HPI, Lucia Aryani, bertajuk "Sesi Supaya Sayang Sihapei" dirancang untuk membantu anggota HPI mengenali dan mengoperasikan platform Sihapei dengan lebih lancar dan akrab. Sesi ini dilaksanakan pada Rabu, 25 Februari 2026, pukul 14.00 WIB, di Ruang Google Meet khusus bagi Anggota HPI.
Celebrating its 52nd anniversary, HPI distributes topics on cross-generational translators and expands its global reach through cooperation with ISEO Argentina.
JAKARTA, 5 February 2026 – The Association of Indonesian Translators (HPI) celebrated its 52nd anniversary online on Thursday (February 5), marking more than half a century of its existence as the oldest and largest professional association of translators and interpreters in the country. This year’s celebration featured a sharing session on translators across the ages and the strengthening of international networks through the signing of a Memorandum of Understanding (MoU) with Argentina’s Instituto Superior de Estudios Orientales (ISEO), which became HPI’s first international educational partner.
The event was opened with a historical flashback and a commitment to the profession. Mr. Hendarto Setiadi, Chairman of the HPI Advisory Board, reminded members that the development of HPI from a simple association to a well-established professional organization was a collective success. “We are all committed to remaining professional, maintaining the dignity of the profession, and strengthening public trust in the members of the organization,” he said.
In line with this, the Chairperson of the HPI Supervisory Board, Mrs. Sofia Mansoor, expressed her appreciation for the integrity of the members. Since its appointment in June 2025, the Supervisory Board has not received a single report of ethical violations. “Amid technological advances and changes in the way we work, ethical values, integrity, and professional responsibility must remain our guiding principles. HPI is a professional organization, as well as a shared home that fosters competence,” she said.
HPI Chairman Dr. Indra Listyo emphasized in his speech that cross-continental collaboration with ISEO is a strategic step toward creating opportunities for knowledge exchange and training for future translators. “The signing of this MoU is not merely a ceremony, but a new chapter in a partnership based on mutual respect and a shared vision to advance the profession on the global stage,” said Dr. Indra.
The celebration of the 52nd anniversary continued with a “Sharing Session” featuring Dr. Sugeng Hariyanto, Chair of the HPI Competency and Certification Committee. In a sharing session titled “Becoming a Translator of Five Eras: from Typewriters to AI,” he discussed the evolution of the profession and encouraged members to remain responsive and adaptive to artificial intelligence technology in order to increase global competitiveness. With a spirit of transformation, HPI is committed to continuing to be a credible, inclusive, and relevant professional home for all its members.
This session concluded with three quotes from Dr. Sugeng Hariyanto that all translators should remember.
“Translation is not about typing faster—it is about understanding deeper.”
“Translation is not about making text, it is about understanding context.”
“Translating is not about quick thinking, it is about love of language and meaning.”
After a one-hour break, the next session began with a speech from Daniel Villalón, Director of International Relations at ISEO, on behalf of ISEO Rector Victor Sajoza Juric and Mayor of Las Varillas, Cordoba Province, Mauro Daniele.
In his speech, Daniel emphasized the importance of this cooperation as a turning point in intercultural relations with social impact that has been developed between Argentina and Indonesia. This memorandum of understanding represents a long-term commitment to bridge the societies of these two countries through educational and language cooperation.
The event was also attended by two representatives from the Indonesian Embassy in Argentina, Mr. Gatot Amrih, Coordinator for Counselor Protocol for Socio-Cultural Functions, and Ms. Arshie Ramadhani, Executing Officer for Socio-Cultural Functions.
The signing of the Memorandum of Understanding (MoU) between HPI and ISEO was the highlight of the evening, with Mr. Indra Listyo and Daniel Villalón signing the document and showing it to the camera.
On behalf of the Indonesian Translators Association, we would like to thank all those who supported the smooth running of today’s event, and we hope that the cooperation between HPI and ISEO will benefit all stakeholders in both countries.
See you at the next HPI event!
Event Gallery
Rayakan HUT Ke-52, HPI Agihkan Topik Penerjemah Lintas Zaman dan Perluas Jangkauan Global Lewat Kerja Sama dengan ISEO Argentina
JAKARTA, 5 Februari 2026 – Himpunan Penerjemah Indonesia (HPI) merayakan hari jadi ke-52 secara daring pada Kamis (5/2), menandai lebih dari setengah abad kiprahnya sebagai asosiasi profesi penerjemah dan juru bahasa tertua dan terbesar di tanah air. Perayaan tahun ini diisi dengan sesi beragih mengenai penerjemah lintas zaman serta penguatan jejaring internasional melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Instituto Superior de Estudios Orientales (ISEO) Argentina, yang menjadi mitra pendidikan internasional pertama bagi HPI.
Acara dibuka dengan kilas balik sejarah dan komitmen profesi. Bapak Hendarto Setiadi, Ketua Dewan Pembina HPI, mengingatkan anggota bahwa perkembangan HPI dari sekadar perkumpulan hingga menjadi organisasi profesi yang mapan adalah keberhasilan kolektif. “Berkomitmen untuk tetap profesional menjaga martabat profesi sekaligus memperkuat kepercayaan publik kepada anggota organisasi adalah tugas kita bersama,” tegasnya.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Dewan Pengawas HPI, Ibu Sofia Mansoor, menyampaikan apresiasi atas integritas anggota. Sejak diangkat pada Juni 2025, Dewan Pengawas tidak menerima satu pun laporan pelanggaran kode etik. “Di tengah kemajuan teknologi dan perubahan cara kerja, nilai-nilai etika, integritas, dan tanggung jawab profesional harus tetap menjadi pegangan utama. HPI adalah organisasi profesi, juga rumah bersama yang menumbuhkan kompetensi,” ungkapnya.
Ketua Umum HPI, Dr. Indra Listyo, dalam sambutannya menekankan bahwa kolaborasi lintas benua dengan ISEO merupakan langkah strategis untuk menciptakan peluang pertukaran pengetahuan dan pelatihan bagi penerjemah masa depan. “Penandatanganan MoU ini bukan sekadar seremoni, melainkan babak baru kemitraan yang didasari rasa hormat dan visi bersama untuk memajukan profesi di kancah global,” ujar Dr. Indra.
Kemeriahan HUT ke-52 dilanjutkan dengan “Sesi Beragih” yang menghadirkan Dr. Sugeng Hariyanto, Ketua Komite Kompetensi dan Sertifikasi HPI. Dalam gelar wicara bertajuk “Menjadi Penerjemah Lima Zaman: dari Mesin Tik hingga AI”, beliau membedah evolusi profesi dan mengajak anggota untuk tetap responsif serta adaptif terhadap teknologi kecerdasan buatan demi meningkatkan daya saing global. Dengan semangat transformasi, HPI berkomitmen terus menjadi rumah profesional yang kredibel, inklusif, dan relevan bagi seluruh anggotanya.
Sesi ini ditutup dengan tiga kutipan yang wajib diingat semua penerjemah dari Dr. Sugeng Hariyanto.
“Translation is not about typing faster—it is about understanding deeper.”
“Translation is not about making text, it is about understanding context.”
“Translating is not about quick thinking, it is about love of language and meaning.”
Setelah rehat satu jam, sesi berikutnya dimulai dengan sambutan dari Daniel Villalón, Direktur Hubungan Internasional ISEO, mewakili Rektor ISEO, Victor Sajoza Juric, dan Wali Kota Las Varillas, Provinsi Cordoba, Mauro Daniele.
Dalam sambutannya, Daniel menekankan pentingnya kerja sama ini sebagai titik balik hubungan antarbudaya dengan dampak sosial yang telah dikembangkan antara Argentina dan Indonesia. Nota kesepahaman ini mewakili komitmen jangka panjang untuk menjembatani masyarakat kedua negara ini melalui kerja sama pendidikan dan profesi bahasa.
Acara ini juga dihadiri oleh dua orang perwakilan Kedutaan Besar Indonesia untuk Argentina, Bapak Gatot Amrih, Koordinator Fungsi Protokol Konsuler dan Sosial Budaya, dan Ibu Arshie Ramadhani, Pelaksana Fungsi Sosial dan Budaya.
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara HPI dan ISEO menjadi puncak acara malam ini, dengan Bapak Indra Listyo dan Daniel Villalón menandatangani lembar tanda tangan dan menunjukkannya ke kamera.
Atas nama Himpunan Penerjemah Indonesia, kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung lancarnya acara hari ini dan kami berharap kerja sama antara HPI dan ISEO akan memberikan manfaat bagi semua pemangku kepentingan di kedua negara.
Sampai jumpa di acara HPI berikutnya!
Galeri Acara
Menahan Diri dari “Dosa” Penerjemah
Munggahan HPI Komda Jawa Barat bertajuk "Menahan Diri dari "Dosa" Penerjemah" diselenggarakan pada Sabtu, 14 Februari 2026, pukul 14.30-18.00 WIB di The Kamasan, Bandung. HPI Komda Jabar mengajak peserta untuk rehat sejenak, berefleksi dan berbincang santai tentang praktik, tantangan, dan kebiasaan dalam dunia penerjemahan. Lewat obrolan ringan tapi bermakna, peserta diharapkan dapat saling belajar bersama agar terus bertumbuh secara profesional.
HPI Rayakan Hari Ulang Tahun ke-52 dengan Sesi Beragih dan Kerja Sama Internasional bersama ISEO (Argentina)
Jakarta, 5 Februari 2026 — Himpunan Penerjemah Indonesia (HPI), sebuah asosiasi profesi penerjemah dan juru bahasa terkemuka di Indonesia yang beranggotakan profesional dan pemerhati bahasa dari seluruh nusantara dan tergabung dalam Fédération Internationale des Traducteurs (FIT) — Organisasi internasional penerjemah dan juru bahasa, menggelar perayaan Hari Ulang Tahun ke-52 pada Kamis, 5 Februari 2026. (hpi.or.id)
Perayaan tahun ini dimeriahkan dengan kegiatan “Sesi Beragih”, sebuah gelar wicara inspiratif yang menghadirkan Dr. Sugeng Hariyanto, Ketua Komite Kompetensi dan Sertifikasi HPI, dengan tema:
“Menjadi Penerjemah Lima Zaman: dari Mesin Tik hingga AI” — sebuah pembahasan lintas generasi tentang evolusi profesi penerjemah di era digital dan kecerdasan buatan.
Acara akan dilanjutkan dengan momen penting Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara HPI dan Instituto Superior de Estudios Orientales (ISEO) dari Argentina sebagai mitra pendidikan internasional pertama organisasi.
Detail Acara:
- Sesi Beragih
Pukul 16.00–18.00 WIB
“Menjadi Penerjemah Lima Zaman: dari Mesin Tik hingga AI”
- Penandatanganan MoU HPI–ISEO
Pukul 19.00–20.30 WIB
Tentang Himpunan Penerjemah Indonesia (HPI)
Didirikan pada 5 Februari 1974, HPI merupakan organisasi profesi yang menghimpun penerjemah dan juru bahasa profesional di Indonesia. HPI berperan dalam menetapkan standar kompetensi, membina profesionalisme, dan memperluas jaringan para praktisi penerjemahan. Melalui berbagai kegiatan edukatif, sertifikasi, dan jejaring internasional, HPI mendukung anggotanya dalam menghadapi dinamika industri alih bahasa di tingkat nasional maupun global. (hpi.or.id)
Sebagai bagian dari komitmennya, HPI menyelenggarakan Tes Sertifikasi Nasional (TSN) untuk penerjemah dan juru bahasa, menyediakan wadah bagi profesional untuk meningkatkan kredibilitas di pasar kerja, serta mendukung pengembangan standar profesi yang diakui secara luas. (hpi.or.id)
Tentang ISEO
Instituto Superior de Estudios Orientales (ISEO) adalah lembaga pendidikan tinggi yang berbasis di Argentina dan berfokus pada pembelajaran bahasa asing, studi lintas budaya, dan keterampilan global. ISEO menawarkan program-program akademik yang dirancang untuk memperkuat kompetensi profesional di ranah internasional dan memperluas wawasan budaya para peserta didiknya, menjadikannya mitra strategis yang relevan bagi asosiasi profesi seperti HPI yang memiliki orientasi global. (ISEO)
Kerja Sama Strategis
Penandatanganan MoU antara HPI dan ISEO ini menandai langkah penting dalam memperluas kolaborasi internasional antara asosiasi profesi dan institusi pendidikan. Kesepakatan ini bertujuan untuk menciptakan peluang pertukaran pengetahuan, pelatihan lintas negara, serta pengembangan kompetensi profesional bagi angkatan penerjemah masa depan di kedua belahan dunia.
📌 Kontak Media:
Himpunan Penerjemah Indonesia (HPI)
Email: sekretariat@hpi.or.id
Website: www.hpi.or.id
Rayakan HUT Ke-52 HPI
Pada 05 Februari 2026, pukul 16.00 WIB hingga selesai, mari semarakkan hari jadi ke-52 HPI! Simak agihan bernas dan sarat akan ilmu serta pengalaman dalam sesi beragih yang dibawakan oleh Ketua Komite Kompetensi dan Sertifikasi HPI, Dr. Sugeng Hariyanto, dengan tajuk "Menjadi Penerjemah Lima Zaman". Lalu, saksikan penandatanganan nota kesepahaman antara HPI dan mitra internasional perdananya, ISEO (sebuah lembaga pendidikan budaya dan bahasa dari Argentina.
Ruang Berbagi HPI - Januari 2026
Webinar Ruang Berbagi HPI - Januari 2026 bertajuk "Membaca Ulang Peran Kunci Penerjemah dalam Implementasi KUHAP 2025" diselenggarakan pada Jumat, 30 Januari 2026, pukul 20.00 -- 21.00 WIB di dalam ruang Google Meet. Divisi Pengembangan Profesi HPI Pusat menghadirkan Moch. Hikmat Gumilar, Penerjemah Hukum dan Tersumpah, Anggota Profesional HPI, sebagai pembicara. Ruang Berbagi HPI ini diadakan gratis khusus untuk Anggota aktif HPI.
Rapat Presentasi Program Kerja 2026 BP HPI
Tahun 2025 telah berlalu. Semangat baru tahun 2026 menyapa kita untuk memulai langkah baru.
Badan Pengurus Himpunan Penerjemah Indonesia (BPHPI) bersama seluruh Anggota HPI bergabung secara virtual dalam acara Rapat Presentasi Program Kerja 2026 BP HPI, yang diadakan pada Sabtu, 24 Januari 2026, pukul 09.00 - 11.00 WIB.
Dalam pertemuan ini, BP HPI memaparkan rencana strategis yang mencakup Bidang Kerja I (Tata Usaha, Keuangan, Komunikasi, & TI), Bidang Kerja II (Bina Relasi & Pengembangan Profesi), serta Bidang Kerja III (Acara & Kesponsoran). Komite Kompetensi dan Sertifikasi juga membagikan rencana terkait Tes Sertifikasi Nasional (TSN) dan Uji Kemahiran Menerjemahkan (UKM) sepanjang tahun ini.
Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk memastikan transparansi dan kesetaraan informasi antara pengurus dan anggota organisasi, sekaligus untuk memenuhi tanggung jawab dalam melaksanakan mandat Kongres Ke-14 Himpunan Penerjemah Indonesia. Anda akan mendapatkan keterangan lengkap tentang visi yang menjadi pedoman kerja BP HPI dan rencana strategis yang akan dijalankan pada tahun 2026.
































