HPI » Berita » Laporan Kegiatan HPI Komda Sumbar Agustus 2023

Laporan Kegiatan HPI Komda Sumbar Agustus 2023

by Infotek HPI
0 comment

LAPORAN KEGIATAN HIMPUNAN PENERJEMAH INDONESIA KOMISARIAT DAERAH (KOMDA) SUMATRA BARAT, 7-10 AGUSTUS 2023

HIMPUNAN PENERJEMAH INDONESIA (HPI) Komisariat Daerah (Komda) Sumatra Barat kembali melaksanakan rangkaian kegiatan di Provinsi Sumatra Barat. Rangkaian kegiatan ini berlangsung pada tanggal 3 hingga 10 Agustus 2023 di beberapa kota dan kabupaten di Sumatra Barat. Kegiatan tersebut diadakan dalam rangka menggiatkan pembinaan dan pendidikan calon penerjemah dan juru bahasa di perguruan tinggi baik negeri maupun swasta; kegiatan yang akan secara rutin diadakan oleh HPI Komda Sumbar. Dalam rangkaian kegiatan ini, Sekretaris Umum Pengurus Pusat Himpunan Penerjemah Indonesia, Anna Wiksmadhara, berkesempatan mendampingi HPI Komda Sumbar yang diwakili oleh Ketua, Masni Fanshuri, Dt. RMNP; Sekretaris, Amelia Gustiari; dan Bendahara, Cherry Lenggogeni.

Kegiatan HPI Komda Sumbar diawali dengan rangkaian acara lokakarya penerjemahan dengan Politeknik Negeri Padang yang berlangsung dari tanggal 3 sampai 5 Agustus 2023. Pada sesi pertama kegiatan lokakarya, acara dibuka oleh Wakil Direktur 1 PNP, Revalin Herdianto, M.Sc., Ph.D. Dalam sambutannya, Wadir 1 sangat menyambut baik rangkaian kegiatan lokakarya yang akan dilaksanakan selama tiga hari tersebut. Selain itu, Wadir 1 juga menegaskan bahwa memperbaharui pengetahuan yang berhubungan dengan mata kuliah penerjemahan memang suatu keniscayaan bagi PNP agar tetap dapat mengikuti perkembangan dunia industri. Diharapkan dengan adanya kegiatan lokakarya penerjemahan, PNP dapat menghasilkan lulusan yang cakap dan mumpuni, serta relevan dengan kebutuhan dunia industri penerjemahan. Acara pembukaan lokakarya diakhiri dengan penandatanganan kerja sama antara PNP dan HPI.

Setelah penandatanganan MoU dan PKS, Anna Wiksmadhara menyampaikan beberapa masukan praktisi tentang mata kuliah penerjemahan dan penjurubahasaan. Dari
pemaparan masukan praktisi yang disampaikan kepada para dosen Politeknik Negeri Padang, ditemukan bahwa kurikulum yang selama ini dirancang dan dijalankan di PNP masih jauh dari fakta dan kondisi industri penerjemahan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa masukan praktisi yang diberikan oleh Sekretaris Umum HPI sangat berharga bagi pengembangan dan pelaksanaan kurikulum mata kuliah penerjemahan dan penjurubahasaan di PNP.

Lokakarya kemudian dilanjutkan pada dua hari berikutnya yaitu tanggal 4 dan 5 Agustus 2023. Pada hari kedua, Sekretaris Umum HPI memberikan latihan penerjemahan terbimbing dengan fokus materi Teks Jurnalistik dan Teks Korespondensi Bisnis. Sementara itu, pada tanggal 5 Agustus, latihan penerjemahan terbimbing difokuskan pada Teks Hukum dan Teks Akademik.

Pada tanggal 7 Agustus rombongan HPI melakukan visitasi ke STKIP Abdi di Payakumbuh. Ketua STKIP Abdi, Dr. Yuhasnil; dan Wakil Ketua 3 Dr. Fadilla Taslim beserta rombongan HPI Komda Sumbar berdiskusi tentang kondisi dan tantangan pengajaran mata kuliah penerjemahan dan penjurubahasaan di institusi tersebut. Dalam diskusi itu, Anna Wiksmadhara dan Masni Fanshuri secara bergantian menjelaskan keberadaan dan peranan HPI, terutama dalam membantu pembinaan profesi penerjemah dan juru bahasa di Indonesia. Dalam kesempatan itu, disepakati bahwa HPI dan STKIP Abdi akan melakukan kerja sama terkait pembinaan dan pengajaran calon penerjemah yang menempuh pendidikannya di STKIP Abdi. Kunjungan ini kemudian ditutup dengan penandatanganan Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama antara STKIP Abdi dan HPI.

Rombongan HPI sebenarnya juga merencanakan untuk melakukan visitasi ke Universitas Islam Negeri Syekh Djamil Djambek di Kota Bukittinggi. Namun visitasi ke kampus ini terpaksa ditiadakan karena keadaan kampus UIN yang tidak kondusif. Berdasarkan informasi yang didapatkan, kampus ini sedang mengalami pergolakan antara mahasiswa dan petinggi kampus.

Pada tanggal 8 Agustus HPI Komda Sumbar melanjutkan kegiatan dengan visitasi ke Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus (UIN MY) Batusangkar dan Universitas Muhammadiyah (UM) Sumatra Barat. Setiba di UIN MY Batusangkar, rombongan HPI disambut langsung oleh Rektor, Prof. Dr. Marjoni Imamora dan Wakil Rektor 3, Dr. Sirajul Munir. Setelah Sekretaris Umum HPI memaparkan peranan HPI di Indonesia, ketua HPI Komda Sumbar menyatakan bawa, sejak awal pendirian di tahun 2022, HPI Komda Sumbar telah bertekad untuk secara intensif membina para penerjemah dan juru bahasa Arab, mengingat banyaknya pesantren dan perguruan tinggi keagamaan Islam di wilayah Sumatra Barat, termasuk UIN MY Batusangkar. Rektor menyampaikan permintaan agar niat baik dan tekad tersebut dapat dituangkan dalam suatu payung hukum yang dapat melandasi kerja sama antara UIN MY Batusangkar dan HPI. Permintaan ini disambut baik oleh HPI dan direalisasikan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama antara kedua belah pihak.

Visitasi kemudian diteruskan dengan mengunjungi FKIP UM Sumbar di Kota Padang Panjang. Dalam pembicaraan dan sesi beragih yang dilaksanakan pada visitasi ini, salah seorang dosen pengampu mata kuliah Penerjemahan pada Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, Efri Yoni Baikoeni, MA memaparkan bahwa selama ini pihak Fakultas telah berupaya mengajarkan mata kuliah keahlian (skill) seperti ‘Translation’ dan ‘Project of Translation’ sebagai modal bagi mahasiswa untuk masuk ke dunia kerja. Tidak hanya itu, pihak Fakultas juga sudah menambah satu mata kuliah keahlian lainnya yaitu penjurubahasaan (interpreting). Pria yang juga menjabat sebagai Kepala UPT Pusat Bahasa UM Sumatra Barat ini menambahkan, selama ini kuliah Penerjemahan lebih banyak diajarkan kepada mahasiswa secara teoritis. Pihak UM Sumbar mengharapkan agar pengajaran mata kuliah ini dapat lebih relevan dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Diharapkan dengan adanya kerja sama dengan HPI, mata kuliah penerjemahan dan penjurubahasaan dapat turut diampu oleh praktisi sebagai dosen tamu. Pada bagian akhir visitasi ini, UM Sumbar menandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan HPI.

Pada tanggal 9 Agustus, rangkaian kegiatan HPI Komda Sumbar pada tanggal diawali dengan penandatanganan Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama dengan Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Padang (FBS UNP). Pada kesempatan tersebut, Dekan, Prof. Dr. Ermanto mengharapkan agar penandatanganan dokumen kerja sama ini dapat ditindaklanjuti hingga pembinaan calon penerjemah dan juru bahasa yang menempuh pendidikan di FBS UNP dapat lebih intensif. Sekretaris Umum HPI juga menyampaikan harapannya agar kerja sama ini bermanfaat bagi semua pemangku
kepentingan di Universitas Negeri Padang.

Sebagai implementasi awal dari kerja sama ini, visitasi ke UNP langsung dilanjutkan dengan dua sesi lokakarya: pengembangan kurikulum bagi para dosen Departemen Bahasa dan Sastra Inggris FBS UNP, dan latihan penerjemahan teks jurnalistik bagi mahasiswa. Sekretaris Umum HPI langsung bertindak sebagai narasumber untuk kedua lokakarya. Pada sesi pertama, beliau memaparkan langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk memperbaiki dan menguatkan perancangan dan pengajaran mata kuliah penerjemahan dan juru bahasa di perguruan tinggi. Menurut penerjemah senior tersebut, hal ini perlu dilakukan agar pengajaran penerjemahan dan penjurubahasaan di perguruan tinggi dapat menjawab kebutuhan dunia industri penerjemahan.

Dalam sesi kedua lokakarya di UNP ini, para mahasiswa Departemen Bahasa dan Sastra Inggris UNP diberikan pengenalan dan praktik langsung menerjemahkan teks jurnalistik yang dipandu oleh Ibu Anna Wiksmadhara. Sesi ini diikuti dengan sangat antusias oleh para mahasiswa. Hal ini terlihat dari kehadiran mahasiswa yang melebihi target; suatu hal yang menggembirakan mengingat kegiatan dilaksanakan dalam masa libur semester genap.

Tanggal 10 Agustus 2023, rombongan HPI melaksanakan visitasi ke Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas untuk kuliah umum tentang profesi penerjemah dan juru bahasa, dengan Ibu Anna Wiksmadhara sebagai narasumber. Di luar dugaan, kuliah umum yang dilaksanakan secara hibrid ini dihadiri lebih dari lima puluh peserta secara luring, dan seratus orang secara daring. Dalam kuliah umum dijelaskan seluk-beluk profesi penerjemah dan juru bahasa, serta bagaimana cara membangun karir dalam kedua lini profesi pengalih bahasa tersebut. Pada siang harinya rombongan HPI melanjutkan kegiatan dengan melakukan visitasi ke Universitas PGRI Sumatra Barat. Rombongan HPI disambut hangat oleh ketiga Wakil Rektor UPGRISBA. Dalam paparannya, Wakil Rektor 3, Jarudin, MA, Ph.D menyampaikan bahwa UPGRISBA memang sedang merencanakan penetapan keprofesian penerjemah dan juru bahasa sebagai profil lulusan. Dengan demikian, visitasi HPI seperti gayung bersambut; sangat membuka wawasan dan mendukung penetapan profil lulusan yang sedang direncanakan universitas. Setelah penandatanganan Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerjasama, kegiatan visitasi dilanjutkan dengan sesi beragih yang dihadiri oleh Wakil Rektor 1 dan 2 serta semua dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris. Dalam sesi ini, Sekretaris Umum HPI memberikan masukan berharga terkait pengembangan mata kuliah dan kurikulum yang dapat membantu UPGRISBA dalam membangun profil lulusan penerjemah dan juru bahasa.

Selama kegiatan, HPI Komda Sumbar juga tak lupa memberikan informasi tambahan mengenai rencana untuk melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) kepada tiap kampus yang dikunjungi. Bimtek ditargetkan untuk dosen pengampu mata kuliah penerjemahan dan para penerjemah pemula di Sumatra Barat. Kegiatan Bimtek ini akan dilaksanakan pada bulan Oktober dan akan diampu oleh Ketua Umum dan Sekretaris Umum HPI Pusat sehingga diharapkan menjadi tambahan wawasan dari realita dunia penerjemahan bagi para pengampu mata kuliah penerjemahan dan penerjemah pemula.

Galeri Acara

You may also like

Silakan Komentar Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.