HPI » Berita » HPI Perkuat Tata Kelola Organisasi melalui Pelatihan PANDai bagi Tim Staf Profesional

HPI Perkuat Tata Kelola Organisasi melalui Pelatihan PANDai bagi Tim Staf Profesional

by Infotek HPI
0 comment

HPI Perkuat Tata Kelola Organisasi melalui Pelatihan PANDai bagi Tim Staf Profesional

Himpunan Penerjemah Indonesia (HPI) sukses menyelenggarakan pelatihan intensif bertajuk "PANDai" (Pandai Akal Imitasi) bagi Tim Staf Profesional pada Jumat–Sabtu, 9–10 Januari 2026. Bertempat di Kolektif Coworking Space, Yogyakarta, kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Umum, empat staf profesional, dan didampingi oleh Wakil Ketua HPI Bidang Kerja 1 secara luring. Pelatihan ini dirancang untuk mentransformasi pola pikir kerja dari kebiasaan individual menuju sistem organisasi yang terpadu, dengan menempatkan teknologi akal imitasi (AI) sebagai "kopilot" guna meningkatkan efektivitas, keamanan, dan kualitas pelayanan bagi seluruh anggota.

Pada hari pertama, Jumat, 9 Januari 2026, Ketua Umum HPI Indra Listyo secara daring resmi membuka kegiatan dengan menekankan urgensi adopsi sistem digital. Sesi yang dipandu oleh fasilitator Wahyu Ginting dan Andika Priadiputra ini berfokus pada penggunaan Google Workspace sebagai tulang punggung kerja organisasi. Para anggota staf melakukan simulasi dan praktik penyusunan Shared Drives HPI sebagai rumah kerja kolektif untuk menggantikan penggunaan drive pribadi. Luaran penting hari pertama ini mencakup penetapan Struktur Folder v1 serta protokol akses dokumen yang lebih transparan dan terstandarisasi.

Memasuki hari kedua, Sabtu, 10 Januari 2026, agenda beralih pada standarisasi dokumen dan pemanfaatan akal imitasi (AI) yang aman. Staf profesional HPI mempraktikkan pembuatan paket templat kerja di GDocs serta mengeksplorasi penggunaan Gemini dan NotebookLM sebagai asisten kerja. Dalam sesi ini, fasilitator memberikan panduan mengenai struktur prompt standar HPI dan aturan etika keamanan digital, terutama dalam menjaga informasi sensitif. Pelatihan pun diakhiri dengan penyusunan ceklis keamanan digital harian untuk memastikan setiap interaksi teknologi tetap selaras dengan prinsip perlindungan data organisasi.

Sebagai kesimpulan, pelatihan “PANDai” telah berhasil menanamkan fondasi digital yang solid bagi internal HPI. Melalui peralihan ke sistem Shared Drives dan pemanfaatan AI yang beretika, organisasi kini memiliki protokol kerja yang lebih efektif dan terukur. Langkah strategis ini diharapkan mampu menjamin profesionalisme dan kesinambungan tata kelola HPI di tengah perkembangan teknologi yang kian pesat.

Galeri Acara

You may also like

Silakan Komentar Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.