HPI » Berita » Lapanta TSN HPI untuk Penerjemah dan Editor Terjemahan (2025)

Lapanta TSN HPI untuk Penerjemah dan Editor Terjemahan (2025)

by Infotek HPI
0 comment

Lapanta TSN HPI untuk Penerjemah dan Editor Terjemahan 2025

Oleh: M. Ali Mahfudz Arwani (Wakil Kepala Divisi Komunikasi HPI)

“TSN HPI bukanlah tes Kobayashi Maru, yang memang dirancang untuk menguji reaksi peserta dalam menghadapi kegagalan.”

(Almarhumah Dina Begum, penerjemah senior HPI)

Sabtu, 19 Juli 2025, saat matahari pagi mulai menyapa dunia, tim panitia Tes Sertifikasi Nasional Himpunan Penerjemah Indonesia (TSN HPI) di Jakarta dan Malang (Jawa Timur) bersiap-siap menyambut kedatangan para pejuang TSN HPI yang telah mendaftarkan diri sejak pendaftaran dibuka beberapa minggu sebelumnya. 

Jam dinding menunjukkan pukul 06.00 WIB ketika tim panitia TSN HPI Jakarta (Gagat Bhumyantoro, Hanif, Farah Rachmat, M. Ali Mahfudz Arwani, Lila Erliana, dan Grace) mulai membuka ruang-ruang ujian yang telah dipersiapkan dan ditata sedemikian rupa sehingga dapat digunakan dengan nyaman dan aman oleh seluruh peserta TSN HPI 2025. 

Tim panitia TSN HPI Malang (Afif, Dewa, Dessy, Fathu, Icha, Warda, dan Pak Sugeng Hariyanto) juga tidak kalah bersemangat menyambut para peserta TSN HPI 2025 di kampus Politeknik Negeri Malang (Polinema). 

Pukul 07.00 WIB, para peserta di Jakarta mulai berdatangan di gedung Inixindo (Senayan, Jakarta Selatan) dan langsung melakukan daftar ulang sebagai verifikasi akhir kehadiran. Mbak Lila dan Grace telah siap menyambut dan melayani para peserta yang melakukan daftar ulang. Pak Gagat dan rekan-rekan panitia lainnya pun mempersiapkan ruangan untuk taklimat (briefing) bagi para peserta. 

Tepat pukul 08.00 WIB, taklimat peserta TSN HPI dimulai. 

Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, Pak Indra Listyo (Ketua Umum HPI) dan Pak Hananto Sudharto (Dewan Pengawas HPI) dapat hadir dalam sesi taklimat TSN HPI di Jakarta. 

Kedua sesepuh HPI tersebut memberikan sambutan singkat sebagai bentuk dukungan dan perhatian bagi para peserta TSN HPI. Beliau berdua juga memberikan motivasi agar para peserta tidak terlalu gugup dan tertekan dalam menjalani TSN HPI. 

Selanjutnya Pak Gagat yang berperan sebagai moderator memberikan kesempatan kepada Mas Hanif untuk membacakan dan menjelaskan prosedur teknis TSN HPI kepada para peserta. Setelah melalui sesi tanya jawab sambil menikmati kudapan dari panitia, akhirnya waktu pelaksanaan ujian sudah mendekat. 

Pukul 08.45 WIB, para peserta diarahkan untuk mencari dan menempati ruang ujian sesuai nomor ujian masing-masing. Tepat pukul 09.00 WIB, ujian TSN HPI 2025 dimulai. Para peserta dengan tenang dan hikmat berdoa sesuai dengan kepercayaan mereka masing-masing kemudian dengan penuh semangat dan konsentrasi mereka mulai mengerjakan soal yang telah tersedia di hadapannya. 

Alur acara yang sama juga dijalankan oleh panitia dan peserta TSN HPI yang berada di Malang. Kepanitiaan TSN HPI di Malang pada tahun ini dipegang oleh Mbak Dessy, Mas Ilkham, Mas Fathu, Mbak Icha, Mbak Warda, dan didampingi oleh Mas Afif selaku Ketua HPI Komda Jatim dan Pak Sugeng sebagai Ketua KKS (Komite Kompetensi dan Sertifikasi) HPI. 

Para peserta TSN HPI 2025 cukup beragam, tidak hanya berdasarkan pilihan mata ujian TSN tetapi juga asal daerahnya. TSN HPI Jakarta diikuti para peserta dari Aceh, Palembang, Jogja, Batam dan wilayah Jabodetabek. Bahkan ada peserta yang datang dari luar negeri. Sedangkan TSN HPI Malang diikuti para peserta dari Jatim, Jateng, dan sekitarnya.

Pukul 12.00 WIB, ujian sesi pagi selesai. Wajah-wajah pejuang TSN HPI terlihat lega layaknya burung yang lepas dari sangkar. Para peserta saling bercengkerama dan ngobrol dengan hangat sambil berlalu meninggalkan ruang ujian. 

Para panitia yang sedari tadi menunggu dan mengawasi jalannya ujian kembali sibuk mempersiapkan ruangan untuk makan siang bagi para peserta yang mengikuti ujian sesi pagi dan siang. Para Panitia TSN HPI Jakarta dan Malang dengan ritme kerja yang sama saling berbagi tugas dan informasi tentang jalannya pelaksanaan ujian. 

Ada yang bertugas mengumpulkan dan merapikan soal dan jawaban ujian dari peserta sesi pagi serta mempersiapkan soal ujian untuk peserta sesi siang, ada juga yang bertugas untuk memberi pengarahan bagi peserta sesi siang. 

Sama seperti alur kegiatan ujian sesi pagi, setelah taklimat, para peserta diarahkan masuk ke ruang ujian dan tepat pukul 13.30 WIB, ujian sesi siang dimulai. Ujian TSN HPI untuk sesi siang lebih banyak tersedia untuk kategori Editor Terjemahan daripada kategori Penerjemah. Beberapa peserta sesi pagi juga ikut dalam sesi siang sehingga hal tersebut lebih mempermudah panitia dalam hal arahan dan koordinasi. 

Tepat pukul 16.30, ujian TSN HPI sesi siang selesai. Kelegaan tidak hanya tampak pada wajah para peserta tetapi juga pada wajah para panitia. Mereka semua sama-sama merasa lega karena dapat melalui, menyelenggarakan, dan menyelesaikan tugas TSN HPI 2025 dengan baik dan lancar.

Seperti kutipan perkataan Almarhumah Sadiqah Begum atau akrab dikenal sebagai Dina Begum (penerjemah senior HPI), yang juga lulusan TSN HPI, di awal tulisan ini, TSN HPI memungkinkan seluruh peserta untuk berhasil dan lulus, dan tidak dirancang agar seluruh peserta gagal. Artinya, pintu kesempatan bagi setiap peserta TSN HPI sama luasnya.

Demikianlah laporan pandangan mata (lapanta) TSN HPI 2025 untuk kategori Penerjemah dan Editor Terjemahan ini.

Semoga para peserta TSN HPI dapat lulus dengan hasil yang baik.

Galeri Acara

You may also like

Silakan Komentar Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.